oleh

Perlukah Wawasan Kebangsaan ?

LMR-RI.OR.ID – Para pemegang komitmen guna menegakkan panji-panji demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di seluruh jajaran Lembaga Missi Reclasseering Republik Indonesia untuk Negara dan Masyarakat (LMR-RI BPH.NMS) di seluruh Nusantara.

Sesesepuh LMR-RI dan juga sebagai Pendiri LMR-RI Bapak Tubagus Ibnu Fadjar yang telah mendeklarasikan LMR-RI sehingga keutuhan NKRI tetap terjaga sampai saat ini sesuai dengan  perintah Panglima Besar Jenderal Sudirman tertanggal 23-Juni-1949,  Bapak Tubagus Ibnu Fadjar Gunadi sebagai pendiri dan penanggung jawab LMR-RI untuk mengadakan Kongres Sentral Komando Angkatan perang Gerilia Total Jawa Timur bertempat di Gunung Kawi,  Malang Selatan.

Berdirinya LMR-RI merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. LMR-RI didirikan berdasarkan ide murni dari pendirinya yaitu Tubagus Ibnu Fadjar Gunadi yang telah meninggal dunia pada tanggal 9 Desember 1986.

Sejalan dengan isi Proklamasi Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia 17 Agustus 1945 dan oleh sebab itu Presiden RI Ir. Sukarno memberikan surat instruksi kepada Tubagus Ibnu Fadjar Gunadi dalam kapasitasnya sebagai Penghubung Revolusi ‘45 untuk meneruskan pelaksanaan Proklamasi keseluruh Jawa dan Madura. Dalam intruksi Presiden Rl. tersebut Tubagus Ibnu Fadjar Gunadi diminta segera membebaskan para narapidana atau tahanan politik sekaligus mengadakan penampungan bekas tawanan perang (POW) dari penjara-penjara seluruh Indonesia.

Pada era menjelang kemerdekaan 17 Agustus 1945, Lembaga Missi Reclasseering Republik Indonesia (LMR-RI) yang diteruskan oleh Alm. Brigjend Tituler Toebagus Ibnu Fadjar Gunadi Purnabela Negara dan Alm. Mayjend Prof. Dr. Mustopo Beragama. Selain menghantarkan perjuangan Bangsa Indonesia keluar dari belenggu penjajahan, Alm. Brigjend Tituler Toebagus Ibnu Fadjar Gunadi selaku Ketua Presidium LMR-RI tetap eksis hingga menjelang hari-hari menyongsong Proklamasi. LMR-RI juga berperan dalam pengawalan / menjaga Bung Karno dan Bung Hatta dengan kesatuan pengaman yang dikenal dengan pasukan siluman hitam sebanyak 41 orang mejelang Proklamasi tanggal 16 Agustus 1945 jam 4.05 WIB dinihari menuju Rengasdengklok dan selanjutnya ke Pegangsaan Timur No. 56 Jakarta untuk memproklamirkan Kemerdekaan Republik Indonesia tanggal 17 Agustus 1945 jam 09.10 WIB.

Sesuai dengan berjalannya waktu dan perkembangan zaman, nilai-nilai kebangsaan akan menjadi luntur jika tidak ditanamkan nilai-nilai kebangsaan itu sendiri terhadap putra-putri Bangsa sejak dini.

Wawasan kebangsaan menegaskan bahwa manusia seutuhnya adalah pribadi subyek dari semua usaha pembangunan bangsa dalam semua bidang kehidupan berbangsa bertujuan agar setiap pribadi warga bangsa dapat menjalankan hidupnya secara bertanggungjawab demi persatuan dan kesatuan bangsa. Tekad bersama untuk berkehidupan kebangsaan yang bebas, merdeka, maju dan mandiri akan berhasil dengan kesatuan dan persatuan bangsa yang kukuh dan berjaya.

Cinta akan tanah air dan bangsa menegaskan nilai sosial dasar dan wawasan kebangsaan menempatkan penghargaan tinggi akan kebersamaan yang luas yang melindungi setiap warga dan menyediakan tempat untuk perkembangan pribadi bagi setiap warga dan sekaligus mengungkapkan hormat terhadap solidaritas manusia yang mengakui hak dan kewajiban asasi sesama manusia tanpa membedakan suku, keturunan, agama dan kepercayaan, jenis kelamin, kedudukan sosial, warna kulit dan sebagainya.

Nasionalisme sebagai suatu tekad bersama yang tumbuh dari bawah untuk bersedia hidup sebagai suatu bangsa dalam negara merdeka. Paham kebangsaan/ nasionalisme adalah paham kebersamaan, persatuan dan kesatuan, dan kebangsaan selalu berkaitan erat dengan demokrasi karena tanpa demokrasi kebangsaan akan mati bahkan merosot menjadi Fasisme / Naziisme yang bukan saja berbahaya bagi berbagai minoritas dalam bangsa yang bersangkutan tetapi juga berbahaya bagi bangsa lain.

 

Masih perlukah Wawasan Kebangsaan Saat ini?

Jawabannya, Ya.

MISLAM- KETUA KIN PROV. RIAU

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed